Investasi Emas Tahun 2023, Apakah Jadi Investasi Paling Aman?
Investasi Emas

Investasi Emas Tahun 2023, Apakah Jadi Investasi Paling Aman?

Siteknonews.com – Investasi Emas Tahun 2023 Apakah bakal menjadi Investasi yang menjajikan dan Paling Aman?Berinvestasi emas memberikan banyak keuntungan seperti likuiditas, nilai yang stabil, dan peluang investasi jangka panjang yang aman. Namun, ingatlah bahwa setiap sarana investasi memiliki risiko yang harus Anda waspadai.

Emas dipilih sebagai manajer ekonomi oleh banyak investor yang tidak berpengalaman karena kegunaannya yang dirasakan sebagai alat investasi. Emas adalah taruhan yang aman karena memiliki nilai tetap dan dapat dengan mudah diuangkan dalam keadaan darurat.

Kenapa Harus Segera Memulai Investasi Emas

Mengapa Anda harus berinvestasi tepat di bawah?
Emas adalah benda asli, terlihat nyata, bisa dibawa bahkan disembunyikan di bawah bantal. Investasi emas adalah investasi barang fisik.

Faktanya, mendiversifikasi investasi Anda adalah strategi yang akan menguntungkan Anda. Emas dapat menjadi pilihan Anda dalam portofolio investasi yang terdiversifikasi.

Emas adalah emas Artinya, setiap gram emas harganya sama saat Anda berkunjung ke mana pun di dunia.

Emas melindungi kekayaan Anda, bukan uang yang mengalami inflasi setiap tahun. Bayangkan 50.000 rupee pada tahun 2000 adalah jumlah yang sangat besar yang dapat dihabiskan untuk banyak hal. Tapi tahun ini, uang itu hanya bisa dibandingkan dengan secangkir kopi di kafe.

Tahukah Anda bahwa emas yang Anda beli seharga Rp 71.875 per gram (data Badan Pusat Statistik) pada tahun 2000 kini menjadi Rp 942.000 per gram (data Januari 2022)? Atau emas yang Anda beli 10 tahun lalu (2012) seharga Rp 584.000 per gram meningkat 161% pada periode tersebut. Lalu apa yang mempengaruhi harga emas?

Faktor yang Mempengaruhi Harga Emas

Saat harga emas naik atau turun ada momentumnya, Investopedia membagikan 4 faktor yang mempengaruhi harga emas.

1. Inflasi – Inflasi adalah kenaikan harga komoditas, termasuk emas. Apa hubungannya Ketika terjadi inflasi, orang enggan membelanjakan uangnya dan berinvestasi pada emas yang menjaga nilai uang.

Meningkatnya permintaan emas tentunya akan meningkatkan sensitivitas harga di pasar emas.

2. Suku bunga – Kebijakan Federal Reserve AS untuk menaikkan atau menurunkan suku bunga atau kebijakan moneter mempengaruhi harga emas. Ini karena ketika suku bunga turun, orang cenderung berinvestasi dalam emas daripada menabung dolar.

3. Nilai tukar dolar AS – Nilai tukar terhadap dolar AS mempengaruhi nilai emas lokal. Harga emas lokal adalah harga emas dunia yang dikonversikan ke dalam rupiah. Oleh karena itu, ketika kurs rupiah terhadap dolar tinggi, harga emas cenderung turun dan sebaliknya.

4. Kondisi Global – Tren harga emas cenderung mengikuti kondisi saat ini. Di tahun pandemi COVID-19, emas mencatatkan harga tertinggi pada 7 Agustus 2020 dengan Rp 1.065.000 per gram.

Keuntungan Investasi Emas

  • Investasi Emas Likuid – Likuiditas dalam dunia investasi berarti mudah untuk menarik atau mendapatkan uang Anda kembali. Emas merupakan investasi yang likuid karena dapat dijual secara instan jika Anda membutuhkan uang tunai dengan segera.
  • Emas memiliki nilai yang stabil – tidak peduli seberapa buruk lingkungan ekonomi saat ini, nilai emas tidak akan terdepresiasi secara signifikan dibandingkan dengan risiko instrumen ekuitas. Itulah mengapa merupakan ide bagus untuk berinvestasi dalam emas atau logam batangan.
  • Berinvestasi emas untuk Investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Jika Anda membuat rencana investasi jangka panjang, emas adalah alat investasi yang bagus. Emas cenderung memiliki nilai yang stabil dibandingkan dengan saham yang lebih berisiko dan pengembaliannya.

Kelemahan Investasi Emas

  • Emas tidak memberikan penghasilan tetap – Emas Anda tidak memberikan penghasilan tetap. Karena emas seringkali berfungsi sebagai penyimpan nilai aset masa depan atau investasi jangka panjang.
  • Ruang penyimpanan – Sebagai alternatif, Anda dapat menyediakannya sendiri atau menggunakan layanan seperti bank untuk menyimpan logam mulia Anda. Namun, keduanya memiliki risikonya masing-masing.

Jika Anda membawanya, Anda akan khawatir kehilangannya karena pencurian. Untuk tempat yang lebih aman, jasa kebersihan di fasilitas resmi pasti membutuhkan biaya tetap.

Bukankah emas adalah alat investasi yang paling aman?

Setelah membahas berbagai keuntungan berinvestasi emas, dapat disimpulkan bahwa emas merupakan sarana investasi yang aman. Emas adalah aset safe-haven.

Berbagai keuntungan menjadi instrumen yang likuid atau mudah likuid, yang nilainya diperkirakan akan tetap stabil dan tumbuh dalam berbagai kondisi, menjadikan emas sebagai taruhan yang aman untuk investasi jangka panjang.

Kurang bergantung pada inflasi, harga emas memberikan stabilitas lebih pada nilai aset Anda. Emas adalah logam mulia karena tahan terhadap oksidasi sehingga tidak mudah rusak atau ternoda. Sifat dari logam mulia ini berarti potensi nilai emas tidak akan pernah berkurang, meskipun ketersediaannya terbatas.

Cara Investasi Emas dan Waktu Terbaik Untuk Beli Emas

Anda mungkin bertanya-tanya tentang waktu terbaik untuk membeli emas dan mencari strategi. Apakah Anda takut harga emas akan naik atau Anda hanya membeli ketika harga turun?

Trending:   5 Jenis Investasi Paling Menguntungkan

Perencana keuangan Mike Rennie Sotechno mengatakan cara terbaik untuk berinvestasi emas adalah dengan membelinya secara teratur. Tetapkan periode belanja secara teratur, misalnya sebulan sekali atau dua minggu sekali.

Pembelian emas secara rutin memungkinkan Anda memiliki emas dengan harga yang berbeda-beda sehingga nanti bisa dihitung nilai rata-ratanya. Momentum yang dialami saat harga emas turun tentunya harus dimanfaatkan.

Harga emas bisa naik dan turun sepanjang tahun, jadi mungkin ada beberapa momentum. Namun, harga emas diperkirakan akan terus meningkat di tahun-tahun mendatang, sehingga investasi emas harus dipandang sebagai investasi jangka panjang.